4 Kesalahan Para Pemain Pemula Hero Support di Dota 2, Bagian 3


556
556 points

Melanjutkan artikel sebelumnya tentang fakta lapangan yang berhasil kami temukan. Setelah beberapa menit berlalu akhirnya pertandingan pemuda tersebut telah usai. Tidak mengherankan pertandingan mereka selesai begitu cepat, sesuai prediksi kami akibat beberapa kesalahan fatal di pertandingan.

Kami pun sedikit menanyainya bagaimana perasaannya pasca pertandingan tersebut. Wajar dia kecewa karena jalannya pertandingannya menurutnya mengesalkan. Padahal dalam hati kami membatin kesalahan ada di si supportnya. Dari beberapa pertanyaan yang kami utarakan barulah terkuak fakta lain dia baru bermain game Dota 2 dalam kurun waktu seminggu ini. Sesuai perkiraan kami lagi, memang gaya bermain seperti itu pastilah datang dari para pemain baru. Benar saja pemain ini ternyata juga pernah bermain moba namun di perangkat smartphone dan mencoba peruntungan lain di moba Dota 2.

Sangat penting untuk memahami game yang berbeda

Kami tidak menyalahkan sepenuhnya seorang pemain Dota 2 yang benar-benar baru entah apa role nya, bermain tidak sebagaimana mestinya. Seperti kasus pemain baru yang kita temui tersebut. Dia pun mengatakan sangat sulit memainkan game moba PC seperti Dota 2, dan berkilah ternyata sangat berbeda seperti game moba yang dia mainkan sebelumnya. Dia pun berkeputusan untuk bermain sebagaimana support yang dia mainkan di game sebelumnya.

Pemahaman yang murni salah dari seorang pemain moba mobile yang menganggap semua game moba sama saja. Moba mobile yang dimainkan di perangkat sepraktis smartphone pastinya dibuat semudah dan sepraktis mungkin apabila dibanding moba seperti Dota 2 yang cukup rumit. Seperti halnya dalam hal farming yang tentunya sangat berbeda.

Mendapatkan last hit di moba mobile pasti juga memberikan keuntungan tertentu dalam jumlah gold, tetapi dalam Dota 2 hal ini begitu vital. Sehingga model permainan moba mobile dimana hero support masih bisa terang-terangan satu lane bersama marksman misalnya tidak bisa dibawa serta merta ke game Dota 2. Dalam Dota 2 support lebih baik mencicil darah musuh yang terlihat menggangu “laning” hero carry kawan, bukan malah ikut mencari last hit. Prakteknya pun harus dilakukan secara sembunyi-sembunyi sembari terus mengamati map dan pergerakan musuh serta unsur-unsur lain yang akan kita bahas di point berikutnya

Point ketiga yaitu salah dalam memahami item support

Point ini justru juga banyak ditemukan malah dari para pemain yang sebelumnya pernah mencicipi permainan moba semisal mobile moba. Pemain yang benar-benar baru datang ke Dota 2 biasanya lebih mudah dikondisikan untuk membeli beberapa item support yang bermanfaat bagi tim.

Entah apa yang melandasi para pemain baru Dota 2 yang berasal dari mobile moba ketika membeli item-item penambah serangan fisik atau penambah damage di early game. Mobile moba memang memberikan item-item berjenis support tidak selengkap yang ada di moba PC seperti Dota 2. Keseluruhan item yang ditawarkan pada akhirnya tetap memberikan damage yang besar sehingga kata-kata support hanya akan terlihat dari bentuk permainannya saja. Misalnya pemain support di mobile moba tidak akan mengambil creep hutan ataupun menghabisi musuh ketika terjadi pertempuran.

Semua itu tidak ada gunanya apabila dipraktekkan ke dalam kancah Dota 2. Fase early game adalah waktu-waktu yang krusial bagi support untuk memudahkan dan melancarkan mobilisasi hero lain yang ada di timnya. Tidak ada pembelian dalam rangka menambah damage bagi si hero dalam skenario support dalam Dota 2. Item-item seperti ward, sentry ward, town portal, tango, healing salve, clarity adalah item core para support di early game.


Like it? Share with your friends!

556
556 points

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Direcritic

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *