The International Dota 2 Tak Menentu, Disband Tim Bermunculan


554
554 points

Valve di masa pandemi ini sepertinya memang terlihat tidak cukup serius untuk membuat game mereka Dota 2 seperti tahun sebelumnya. Ada banyak Event Besar yang sudah direncanakan, tapi di pengumuman yang baru, mereka membatalkannya sampai batas waktu yang belum ditentukan. Dan ini mengakibatkan 2 tim Dota 2 asal Asia Reality Rift dan Geek Fam melakukan Disband.

Salah satu alasan yang membuat kedua tim ini memutuskan hal itu karena masalah sistem DPC yang tak jelas. Salah satu informasi yang kami dapat, Sistem DPC yang rencananya di mulai awal Oktober tahun ini dibatalkan. Inilah yang membuat kedua tim ini memutuskan untuk melakukan Disband. Karena jika tetap berlanjut, bisa dipastikan induk kedua Tim itu akan mengalami kerugian.

Pasalnya mereka harus tetap membayar pemain pro yang mereka kontrak, tanpa bisa menentukan event utama The International yang tak bisa dipastikan. Padahal total hadiah yang terkumpul sudah melebihi jumlah dari tahun lalu. Ini jelas menandakan para gamer masih cinta dan mendukung game ini serta menunggu kejelasan dari Valve.

Padahal di satu sisi, Riot Games yang menaungi League of Legend malah lebih aktif bertindak. Beberapa event besar mereka lakukan dan berjalan lancar serta viewer yang ada di platform online juga dipenuhi penonton. Dota 2 sebenarnya juga melakukan hal yang sama, namun karena TI tak ada kejelasan semua tim memikirkan jauh kedepan agar tak merugi.

Kekecewaan Penggemar Dota 2

Mungkin sekarang masih belum terlihat, tapi ini jika tak segera diatasi tentu akan menjadi masalah. Pasalnya para penggemar Dota 2 pasti ingin melihat tim-tim kesayangan mereka bertanding di TI. Bisa dijadikan contoh adalah kasus seperti tim Reality Rift dan Geek Fam. Apalagi kedua tim ini ada pemain dari Indonesia, jadi pastinya diantara kita akan ada kekecewaan yang dirasa.

Penggemar di Indonesia memang cukup banyak tapi sayangnya hanya ada satu tim yang masih bertahan. Jadi para penggemar ini ingin paling tidak bisa melihat salah satu pemainnya bisa berlaga di TI. Dan sekarang kesempatan itu mengecil karena kedua tim asal Singapura dan Malaysia itu bubar.

Mungkin masih ada kesempatan untuk pemain Indonesia yang ada di kedua tim itu bergabung dengan tim lain. Namun mereka pasti butuh waktu lagi untuk menemukan kecocokan satu sama lain. Karena semua itu tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat dan tergesa-gesa. Saat ini para penggemar hanya bisa mendukung Boom ID yang sepenuhnya diisi pemain asal Indonesia.

Arcana Baru

Walaupun begitu Dota 2 masih menduduki peringkat kedua di Steam sebagai game yang paling banyak dimainkan. Alasannya karena Valve memang masih memberikan hal menarik untuk salah satu game andalannya ini. Salah satunya adalah kemunculan Arcana Windranger yang baru saja di release dan memang sudah ditunggu.

Inilah yang membuat para penggemar masih banyak yang memainkan game ini. Dari data steamcharts, selama 7 hari terakhir memang mengalami penurunan tapi tak terlalu drastis. Mungkin setelah 7 hari kedepan, kenaikan gamer yang bermain game ini akan berubah. Dan hal ini dapat dipastikan karena Arcana tadi. Selain itu, event-event kecil yang menampilkan tim-tim besar juga masih ada.

Berbicara tentang Arcana, secara sekilas ini memang salah satu karya terbaik dari developer. Banyak gamer yang suka dengan Arcana Windranger dari sisi grafis dan juga efeknya. Dan karena hal ini, bisa dipastikan pick rate dari hero ini akan mengalami kenaikan drastis.


Like it? Share with your friends!

554
554 points

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Direcritic

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *