Setelah Umumkan Kemitraan dengan Facebook Gaming, Microsoft Tutup Mixer


564
564 points

Siapa yang tidak kenal dengan raksasa teknologi asal Amerika, Microsoft kini telah memutuskan untuk menutup salah satu layanannya. Dimana layanan bernama Mixer ini ditutup dan direncanakan akan memulai mitranya dengan Facebook Gaming. Pengumuman ini langsung dilontarkan oleh Microsoft dalam kanan resmi dari Mixer.

Dalam unggahan situsnya itu, pihak Microsoft menjelaskan jika pihaknya akan menutup layanannya secara resmi. Dimana tanggal yang dipilih adalah 22 Juli besok. Dengan adanya penutupan ini, maka konten yang dimiliki oleh mixer akan ditiadakan. Akan tetapi bagi anda yang ingin menjumpainya lagi jangan khawatir. Karena sekarang konten itu berpindah di Facebook Gaming. Dimana termasuk fitur Mixer yang ada di xbox one.

Facebook Gaming Tidak Lagi Dengan Mixer Microsoft

Lewat blog resminya, pihak pengembang mengungkapkan bahwa kesuksesan mitra dan streamer dari Mixer itu bergantung pada kemampuan dalam pengembangan platform. Pihak Microsoft secepat dan seluas mungkin akan menjangkau masyarakat. Pihaknya juga menambahkan jika keputusannya untuk menutup operasional Mixer ini untuk membantu komunitas dalam proses transisi ke platform yang lebih baru. Bahkan pihaknya juga menandaskan jika bekerja sama dengan Facebook akan memudahkan transisi komunitas pada platform Facebook Gaming.

Ada alasan yang kuat dimana melatarbelakangi perusahaan besutan Bill Gates undur diri sebagai platform penyedia streaming. Hal ini lantaran trafik dan juga durasi dari tontonan yang dihabiskan di layanan ini bisa dinilai kecil. Yang mana jika kita bandingkan dengan layanan yang serupa. Meskipun begitu, sebenarnya Mixer sendiri sudah sukses membajak Streamer yang menjadi kenamaan dunia. Streamer tersebut adalah Tyler Ninja Blevins dan Juga Michael Grzesiek asal Twitch. Yang mana untuk mensukseskan Mixer.

Walaupun begitu, nyatanya dua Streamer tersebut tidak bisa lagi adalah menolong eksistensi dari Mixer. Yang ada malah mixer yang melangkah di bawah bayang bayang dari Youtube dan juga Twitch. Dalam sebuah survei menujukkan jika Mixer sendiri menunjukkan sebuah pertumbuhan yang relatif kecil pada periode 2019. Dimana dari survei tersebut hanya tercatat angka 0,2 persen. Padahal Twitch sendiri berhasil meningkat sampai 101 persen. Tidak hanya itu, dari segi waktu tontonan, Mixer masih kalah jauh dari pesaingnya yang mana bernama Youtube dan Twitch.

Misalnya saja pada bulan April kemarin, platform yang satu ini hanya mencatat hours watched atau waktu tonton sebesar 37 juta jam saja. Ini merupakan jumlah yang sangat kecil jika dibanding dengan perusahaan milik Amazon yaitu Twitch. Twitch merupakan platform yang sudah memboyong trafik tontonan mencapai 1,5 miliar jam. Tidak kalah saing, sang raksasa platform video yaitu Youtube merajai tontonan dunia yang telah merenggut 461 miliar jam.

Seperti yang kita tahu, Mixer telah menjalin hubungan dengan beberapa Streamer ternama. Dimana para Streamer tersebut telah memiliki kontrak yang ekslusif dengan Mixer sebagai konten live Streamer. Apabila terdapat kabar bahwa Mixer hendak menutup layanannya tersebut, lantas bagaimana nasib para Streamer tersebut. Kemanakah mereka akan bermigrasi?

Vivek Sharman Head of Facebook Gaming memberikan penjelasan bahwa pihaknya sendiri memberikan kebebasan pada Streamer. Dia memberikan keleluasaan para Streamer untuk memilih jalannya sendiri. Hal ini karena Facebook Gaming sendiri tidak pernah memiliki niat untuk menawarkan kontrak yang ekslusif pada mereka. Dimana seperti yang dilakukan oleh Mixer dulu.

Di sisi lain, seorang Streamer mixer yaitu Blevins menyampaikan tanggapannya terkait dengan penutupan layanan mixer. Dia dan juga istrinya sudah memiliki keputusan. Namun ketika ditanya, dia pun belum mau menceritakan ke mana dia akan bermigrasi.


Like it? Share with your friends!

564
564 points

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Direcritic

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *