Keributan Pungguna Switch untuk Merilis Game Persona pada Konsol Kebanggaan Mereka


575
575 points

Kedatangan Joker sang petarung DLC ke Super Smash Bros. Ultimate dari Persona 5 membuat sebagian besar player Nintendo semakin rajin mendorong produsen untuk merilis Persona ke konsol Nintendo Switch, minimal pada seri Persona 3,4, atau 5. Permintaan para fans ini tidak lebih dari sebuah angin lalu bagi perusahaan, dan benar tidak ada reaksi yang atas permintaan ini.

            Metal Gear Solid 4:Guns of the Patriots juga tidak pernah diluncurkan untuk platform Wii sekalipun Snake masuk ke dalam jajaran pasukan Super Smash Bros. Brawl. Selain itu Final Fantasy VII juga tidak mendapat kabar yang jelas apakah akan segera ada di platform Wii U ataupun 3DS kaitannya Cloud juga masuk ke Super Smash Bros. Supe Smash Bros. sendiri adalah game garapan Nintendo bergenre “fighting” dengan karakter berasal dari seluruh franchise game milik Nintendo.

Belum waktunya melakukan desakan yang tidak perlu

            Seperti tak kehilangan semangat para fans terus meminta kepada produsen untuk segera merilis game Persona di konsol Nintendo Switch. Puncaknya muncul lah trending di Twitter dengan tagar #BreakFreePersona pada awal-awal tahun ini. Perusahaan pun berupaya bertindak untuk setidaknya mendinginkan suasana dengan segera merilis dua judul game mereka ke platform Switch yaitu Shin Megami Tensei dan Shin Megami Tensei V untuk tahun depan. Usaha perusahaan nampaknya sia-sia, karena justru permintaan para player semakin menjadi-jadi dengan terus datangnya desakan ke Atlus selaku developer sekaligus publisher Persona.

            Bagi siapapun yang memang mencintai dan mengikuti seri Persona sebenarnya fenomena pendesakan ke developer ini tidak perlu dibesar-besarkan. Karena mereka tahu Persona sejatinya adalah “spin-off” dari franchise utama Shin Megami Tensei, namun karena kalah pamor dengan Persona terlebih lagi setelah kedatangan Persona 4 Golden, fakta ini seperti tenggelam.

            Produsen sudah pasti melihat ini sebagai sebuah keuntungan tersendiri, hingga akhirnya kedual judul resmi terpisah dalan berjalan pada jalannya masing-masing. Gameplay Persona dinilai lebih mudah dipahami bagi pemula dibandingkan dengan sang kakak, dan tidak dibutuhkan kemampuan mumpuni yang khusus untuk memainkan game ini. Nilai-nilai seperti itulah yang harusnya tetap dijaga dan menjadi jati diri masing-masing game.

Jika Produsen akhirnya memutuskan untuk merilis kakaknya dibanding si adik

            Pengguna Switch patut berbahagia sebab akhirnya Nintendo mengabulkan untuk segera merilis secara eksklusif salah satu franchise “Japanese” RPG yang paling berpengaruh ini. Bersamaan dengan itu juga dirilis judul terbaru Shin Megami Tensei yang mana merupakan seri remaster dari game yang paling “dihormati” pada genre ini Nocturne.

            Berbeda halnya dengan Persona yang kita uraikan di atas, Shin Megami Tensei menjadi sebuah game yang lebih memikat karena memiliki akses ke dalam banyak hal. Tidak berbeda jauh dengan Persona, sistem “combat” yang disajikan oleh Shin Megami Tensei memiliki bentukan yang sama denga juniornya. Tetapi, perubahan dari elemen pseudo visual khas novel ke nilai estetika yang terinpirasi dari anime yang menjadikannya berbeda dengan game populer Jepang lainnya. Justru unsur yang kurang dan dianggap akan menjelekkan entri game ini sangat jarang ditemukan pada game lain. Mekanikal permainan khas RPG yang dikemas apik dalam game ini dianggap menutupi segala kekurangannya sehingga menjadikannya sebagai game yang menyenangkan untuk dimainkan.

            Lain sisi, Persona apabila dibandingkan dengan saudaranya tidak memiliki unsur kenovelan sama sekali, yang mungkin bagi maniak nilai estetis suatu game hal ini tidak menggambarkan mereka sama sekali. Dikatakan saja jika eksekusi game ini bisa berhasil seperti yang diharapakan maka akan dapat menjadi saingan berat bagi para rival, termasuk pada saudara kandungnya.


Like it? Share with your friends!

575
575 points

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Direcritic

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *