Kepada Siapakah Masa Depan Overwatch Dipasrahkan?


542
542 points

Kabar kurang mengenakkan datang dari game multiplayer first-person shooter milik Blizzard Entertainment, Overwatch. Setelah kerja keras yang mereka curahkan untuk salah satu judul game andalan mereka ini nampaknya belum memiliki jalan yang mulus untuk dilalui. Blizzard sendiri telah mengupayakan kesuksesan game ini dengan terus melakukan pembaruan, rencana-rencana besar termasuk mengadakan “Overwatch League” di tahun 2020 ini. Semuanya terasa bertambah berat dengan datangnya pandemi ini pula.

Isu-isu mengenai game ini pun semakin banyak yang menyeruak ke permukaan seperti masalah gameplay dan toksiksnya komunitas player gamer Overwatch. Banyak pemain biasa, pemain bertalenta, bahkan pemain profesional pun mulai silih berganti meninggalkan game ini.

Masalah teknis dan mekanis game ini masih menghantui

Seperti yang kita tulis di atas, bahwa sejatinya developer telah berusaha maksimal untuk terus mengembangkan game ini, tetapi semuanya nampak buram dengan datangnya berbagai masalah. Semoga saja hal ini tidak mengarah ke kerja keras yang sia-sia, karena developer pun berencana merilis sekuel dari pendahulunya yaitu Overwatch 2 dengan harapan dapat memperbaiki segalanya. Mereka terus berupaya untuk menghadirkan yang baru dan segar ke edisi kedua game mereka ini. Banyaknya perubahan termasuk fitur dan alur permainan bersamaan dengan akan datangnya hero-hero baru dan item-item baru dapat mengembalikan para pemainnya sekaligus mengembalikan kejayaan judul ini.

Munculnya hero dan item baru harusnya juga diwaspadai oleh developer karena masalah ketidakseimbangan game pasti akan mengikutinya. Hero-hero dan item baru pasti akan ada anggapan dari para pemainnya bahwa terlalu “overpower” atau hal-hal lain semacamnya. Selain itu hero-hero lawas juga akan terancam eksistensinya, karena mungkin terlalu kuno, sudah bosan memainkannya dan alasan-alasan lain. Tetapi memang ini kenyataannya dan sudah banyak buktinya terjadi di judul-judul game lain.

Ban-pick juga menjadi topik hangat pembicaraan sekuel Overwatch ini. Komunitas banyak yang kontra dengan fitur ini nantinya berkaitan dengan jumlah hero yang dimiliki Overwatch. Mereka menyangsikan apakah dengan hero sejumlah saat ini ban menjadi fitur yang benar-benar dibutuhkan bukankah malah akan sangat mengurangi jumlah hero yang dapat digunakan. Blizzard pun bisa dibuat kebingungan dengan hal ini karena bagaimanapun juga ban adalah fitur permintaan dari kalangan para pemain profesional sedangkan tanpa ban adalah permintaan dari banyak komunitas penggemar game ini di luar sana.

Toksiknya komunitas game ini menjadi beban tersendiri bagi Blizzard

Kita anggap beberapa masalah di atas dapat ditangani oleh Blizzard, maka mau tidak mau kita dihadapkan dengan masalah berikutnya mengenai toksiknya lingkungan permainan game ini. Bahkan ada anggapan bahwa toksiditas di Overwatch sudah kelewat batas melampaui lingkungan game lainnya dengan tidak mengindahkan isu-isu yang mengandung sensifitas tinggi. Para pelakunya pun sudah tidak mengenal usia, jenis kelamin, hingga latar belakangnya. Nampaknya ini menjadi masalah serius untuk Overwatch guna menangani perangai para pemainnya yang kerap melakukan pelecehan secara verbal.

Kancah profesional pun ikut terimbas dengan lingkungan tidak sportif ini. Salah satu turnamen di game ini yang berhadiah $ 10.000 pernah tercoreng dengan kasus toksik seperti ini. Terlepas dari tim yang berhasil membawa trofi dan sejumlah uang tunai sebagai hadiah terdapat satu pemain yang mendapat ujaran kebencian sepanjang pertandingan. Siaran langsung dari acara tersebut pun tidak berhenti dibanjiri komentar negatif dari para pemirsanya.

Sesungguhnya banyak komunitas pemain yang menyayangkan peristiwa tersebut. Namun, hingga kini Blizzard belum memberikan keterangan terkait perilaku kurang sportif tersebut. Entah di tangan siapa masa depan game Overwatch ini berada, tetapi apabila anda pemainnya maka ikutlah berandil dalam menciptakan lingkungan persaingan yang menjunjung sportifitas.


Like it? Share with your friends!

542
542 points

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Direcritic

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *