Bisa Jadi Left 4 Dead Adalah Game Asal-muasal Senjata Wajan Penggorengan


565
565 points

Para penggemar game-game horror pasti kangen dengan artikel-artikel kami yang membahas berbagai judul game berbau mistis ini. Apalagi di tambah saat ini masih dalam suasana perayaan Halloween, walaupun sebenarnya telah usai akhir Oktober lalu. Namun, tidak ada salahnya kita sedikit memeriahkan perayaan ini salah satunya dengan bermain game-game mencekam nan menegangkan. Sejauh ini juga tidak ada genre lain yang masih cocok dimainkan selain genre horror itu sendiri.

Perjalanan panjang dengan total lima campaign

Judul pertama kita kedatangan game karya raksasa besar industri ini yang tidak lain adalah Valve. Game berjudul Left 4 Dead ini dikerjakan Valve dan dirilis oleh mereka sendiri pada tahun 2008 silam untuk platform PC, dan konsol Xbox 360. Mengusung genre FPS dalam rangka bertahan hidup dan tentunya dikemas ke dalam sebuah game berbau horror.

Menceritakan perjalanan 4 orang petualang yang mencoba bertahan hidup untuk terus mencapai tempat yang aman guna meminta pertolongan ke pangkalan militer tepatnya. Game ini seperti menceritakan kondisi yang saat ini dihadapi oleh kita di dunia nyata. Game ini mengisahkan dunia pasca mengalami serangan pandemi yang menginfeksi manusia yang merubah mereka menjadi zombie menakutkan.

Left 4 Dead akan menyediakan para pemainnya dengan total lima buah jalan cerita yang berbeda-beda. Anda sendiri hanya bisa memainkan salah satu dari keempat petualang tersebut. Anda juga akan dibekali perlengkapan bertahan hidup  dan dipersenjatai dengan berbagai amunisi klasik yang telah mengalami peningkatan dan penyesuaian.

Jadi bersiap-siaplah untuk sebuah aksi horror yang membutuhkan upaya kooperatif dari para pemainnya agar terus tetap hidup. Bersiaplah untuk petualangan mengerikan tanpa ujung dengan terus bergerak menyelusuri kota, gorong-gorong, rawa, hutan, bahkan hingga pemakaman. Beberapa kota akan anda lalui karena kelima campaign yang telah kami sebutkan di atas akan mengambil tempat setting yang berbeda-beda yaitu dari Savannah hingga ke New Orleans.

Judul kedua merupakan edisi jadul yang masih mendapat update hingga sekarang

Mengerikan tapi juga cukup menghibur apa yang coba dibawakan Valve dalam game Left 4 Dead ini. Genre first-person shooter pastinya akan mengadirkan berbagai peralatan tembak-menembak yang memadai. Tetapi karena ini juga sebuah game bertahan hidup developer memberikan sentuhan-sentuhan unik yang entah ini suatu kebetulan atau tidak keunikan di game ini diadaptasi oleh game modern.

Selain beberapa amunisi dan senjata api mematikan, para pemain juga akan disediakan berbagai pilihan senjata jarak dekat guna menghabisi musuh yang sudah sangat dekat dengan kita. Pilihan senjatanya diantara lain gergaji mesin, kapan, dan yang paling unik adalah pan atau teflon penggorengan. Fakta tersebutlah yang saat ini menjadi ciri khas dari sebuah game battle royale populer yaitu PlayerUnknown’s Battlegrounds. Uniknya juga teflon di Left 4 Dead merupakan senjata jarak dekat paling mematikan diantara yang lain.

Pada tanggal 17 November 2009 Valve akhirnya merilis sekuel untuk game ini dengan judul Left 4 Dead 2. Edisi kedua ini juga mendukung PC seperti Microsoft Windows, Mac OS X, dan Linux serta konsol Xbox 360. Masih membawa genre yang sama tetapi dari pihak Valve berjanji memberikan sesuatu yang berbeda.

Terbukti dengan adanya update terbaru dari game ini bahkan hingga ke tanggal 24 September 2020 lalu. Sungguh dedikasi tinggi yang dipercontohkan Valve dengan terus memperhatikan game jadulnya. Update ini sendiri menyasar fitur Last Stand yang mencakup di dalamnya terapat ribuan pembaruan. Beberapa diantarnya datang dari Survival Arena yang baru berjumlah 26 tempat, emat buah Scavenge Arenas baru, campaign baru dan tentunya berbagai senjata jarak dekat yang baru.


Like it? Share with your friends!

565
565 points

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Direcritic

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *