Akhir Cerita dari The Last of Us Part 2


532
532 points

The Last of Us Part 2 sejak awal perilisannya telah sukses mencetak berbagai rekor dan prestasi. Atensi dari masyarakat terutama para gamer berhasil mereka dapatkan juga, walaupun sudah pasti ada yang merespon positif dan ada pula yang negatif. Gamer di seluruh dunia pun sudah banyak yang memainkannya dan segera memberikan review-review mereka. Tapi bagi anda yang belum menyelesaikan atau bahkan belum memainkan game ini sama sekali sebaiknya dapat beralih ke artikel lain, karena akan banyak spoiler yang tersaji di sini. Namun, jika ada memang pecinta spoiler dapat terus melanjutkan membaca artikel ini.

Akhir-akhir yang banyak menimbulkan pertanyaan

            Komunitas dan banyak gamer di seluruh dunia yang telah menamatkan serial ini dibuat bertanya-tanya tentang “final” dari game ini. Akhir dari game ini bahkan menjadikan para pemainnya terpecah menjadi dua kubu atas kekontroversialan yang terjadi. Kubu yang menyukai dan kubu yang tidak puas akan ending mulai banyak bersuara dengan memberikan kesan-kesan mereka seperti apa sebenarnya makna dari pertarungan melawan bos terakhir dari game ini.

            Akhirnya banyak yang mulai memberikan pendapat mereka, sehingga banyak interpretasi yang bermunculan. Hingga pada akhirnya sang sutradara Neil Druckmann muncul dan memberikan jawaban atas semuanya. Neil Druckmann mengatakan dalam suatu kesempatan wawancara bahwa pertarungan dengan bos terakhir pada game ini adalah sebuah konstruksi pertarungan hasil pemikirannya yang jelas memiliki makna.

Para player tidak bisa menemukan tujuan sejati dari akhir game ini

            Inti dari semua perjalanan Ellie dan Abby adalah untuk pembalasan dendam Ellie atas kematian Joel. Ellie dengan api amarah di dadanya berusaha mencari siapa sebenarnya pembunuh Joel untuk membunuh mereka sebagai bentuk balas dendam ini. Ellie berharap dengan matinya sosok pembunuh Joel dapat mengobai rasa sedihnya dan mengobati kekosongan yang dialaminya akibat kematian Joel. Hingga akhirnya apa yang sudah menjadi misi Ellie mendapatkan perlawanan dari Abby, sehingga menimbulkan pergejolakan di hati Ellie. Ellie akhirnya menyadari apa yang dilakukannya ini tidak akan membawa Joel kembali, begitulah awal Neil Druckmann memulai penjelasannya.

            Druckmann menambahkan untuk perjalanan Abby adalah kebalikan dari Ellie. Abby justru ingin melakukan penebusan dosa atas apa yang dilakukannya. Abby adalah sosok yang berhasil melakukan balas dendam tetapi dia menyadari apa yang diperbuatnya adalah salah. Akhirnya Abby pun menghabiskan waktunya untuk ikut dalam perjalanan Ellie dengan tujuan untuk membantunya keluar dari masalah ini, dan untuk menyadarkan kembali Ellie.

            Ketika The Last of Us Part 2 mencapai akhir, Druckmann menjelaskan untuk bermaksud melakukan “renkarnasi pikiran” kepada dua karakter ini. Ellie dengan kesadarannya atas apa yang dilakukannya untuk balas dendam adalah suatu kesalahan dan Abby yang berhasil menyelesaikan apa yang diinginkannya menjadi kembali menemukan tujuan sesungguhnya untuk apa dia hidup.

            Diakhiri oleh Druckman dengan penjelasannya yang “epic” bahwa tujuan dari pertarungan di akhir game adalah “tidak ada”. Memang tidak ada tujuan di akhir game ini kecuali bahwa balas dendam adalah perbuatan yang sia-sia. Pertarungan yang dilandasi balas dendam tersebut justru akan memberikan kematian pada salah satu karakter ketimbang memberikan hasil yang baik. Hal ini harusnya menjadi sebuah pembelajaran juga bagi para pemain untuk ikut merasakan ending yang memuaskan dan penuh air mata kebahagiaan. Terlepas dari kegaduhan akibat akhir dari game ini yang dianggap tidak bermakna justru mengandung banyak makna. Kematian yang sia-sia tidak terjadi pada dua karakter utama, keberhasilan mereka mengatasi kekosongan jiwa masing-masing dan menemukan tujuan baru hidup mereka harusnya mendapatkan predikat “happy ending” dari para player.


Like it? Share with your friends!

532
532 points

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Direcritic

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *