7 Gaya Pemain Lol Wild Rift di Indonesia


533
533 points
LoL: Wild Rift

Riot Games ingin mempopulerkan game MOBA mobile League of Legends: Wild Rift di kawasan Asia Tenggara di tengah-tengah genre yang lebih dahulu populer dengan game lain yang sama.

Membahas tentang gaya pemain, semua game mempunyai gaya pemain yang beda, tak terkecuali game ini. Mulai dari player yang suka trolling hingga toxic.

Gaya Pemain LoL: Wild Rift yang ada di Indonesia Part I

  • Egois

Gaya pemain egois pastinya sering kalian temui pada game dan tak hanya kalian temui di Indonesia, namun di penjuru dunia. Tipe pemain seperti ini sebetulnya wajar seiring kalian bakal bertemu dengan player yang tidak dikenal [jika bermain solo].

  • Toxic

Toxic boleh dibilang penyakit lama, meskipun penyakit ini tak akan pernah bisa hilang dari seorang gamer, tapi kalian dapat menguranginya dengan tidak melakukan hal yang sama.

  • Trolling

Tipe pemain yang ketiga ialah mereka yang gemar trolling. Untuk kalian yang belum mengetahuinya, trolling merupakan perilaku jahil atau iseng dan ditimbulkan oleh pemain. Misalnya kalian memakai Yasuo sebagai support atau Janna menjadi solo laner.

Meskipun tak ada larangan, namun hal itu dapat merugikan teman setim sebab ketidakcocokan champion dengan role. Tapi, tak masalah jika kalian bermain dengan rekan-rekan yang dikenal lama dan suah minta izin lebih dahulu.

  • Sultan

Sepertinya nyaris para player Wild Rift tahu jika skin pada game ini memiliki detail dan animasi yang menakjubkan, selain itu juga harga yang diberikan oleh Riot Games tak terlalu mahal, sehingga tidak sedikit player yang langsung membeli skin champion kesukaan mereka.

Biasanya para sultan tak tanggung-tanggung dengan membeli semua skin serta champion yang ada pada game ini. Mereka menilai jika bermain tanpa menggunakan skin seperti sayur tanpa garam.

Gaya Pemain LoL yang ada di Indonesia Part II

  • Pamer KDA

Tipe pemain berikutnya hadir dari mereka yang gemar menonjolkan kill, death, serta assist [KDA]. Benar, emang tak salah bila kalian ingin memamerkan hal tersebut, tetapi kan cukup menjengkelkan bila terus-terusan dibagikan kedalam grup.

Banyak sekali hal yang dapat kalian bagikan kedalam grup, contohnya pengalaman bermain bersama champion. Bisa juga pengalaman kalian itu menjadi pelajaran untuk pemain yang ingin memboyong champion itu.

  • Cari Rekan Mabar

Karena pusing selalu bermain solo, banyak player yang ingin mencari rekan bermain lewat Discord dan grup Facebook. Tapi, jika mendapat reman bermain yang kurang cocok, tetap saja hal itu akan menjengkelkan.

Dan juga kalai kalian ingin mencari rekan bermain, lebih bagus dicoba lebih dahulu pada normal match, kemudian dilanjutkan di ranked. Ini adalah cara terbaik untuk mengetahui gaya bermain masing-masing player, serta tentu saja chemistry jadi faktor penting bila kalian ingin bermain bareng.

  • Hanya Yasuo!

Mungkin ini merupakan tipe pemain League of Legends: Wild Rift yang paling menjengkelkan, yakni hanya Yasuo! Baik di versi mobile ataupun PC, pengguna Yasuo memang tak pernah ada matinya. Meski Yasuo masuk dalam kategori fighter champion, akan tetap tetap saja kadang dia dijadikan support.

Memang sejumlah fighter dapat dijadikan support, misalnya saja Camille serta Sett [Champion Lol versi PC yang belum tersedia di sini. Tapi itu balik lagi kedalam karakter Yasuo yang tidak terlalu pas jika dijadikan support, seiring dia tak memiliki skill yang bagus untuk bisa mengganggu farming musuh.

Tapi berbeda bila dia dijadikan sebagai AD Carry [ADC], yang dimana itu cukup mampu diandalkan terutama di late game.


Like it? Share with your friends!

533
533 points

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Direcritic

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *